Andai, aku punya adik laki yang hanya beda 4 tahun dibawahku ataupun kakak laki beda 3 tahun di atasku
Andai, setiap pagi papa minum kopi sambil baca koran nunggu aku untuk diantar ke sekolah
Andai, dari dulu aku tak pindah pindah sekolah
Andai, mama papa bekerja tetap. Pasti aku nggak bingung lagi kalok ditanyain mama papa kerja dimana
Andai, saat masa remaja aku ditemani kedua orang tuaku
Andai, setiap minggu sore papa ngajarin naik motor
Andai, tiap malam papa pulang dengan wajah capek disitu aku langsung menghampiri dan memijatnya
Andai, tiap teman temanku main ke rumah aku tidak sungkan untuk mengacak acak rumah. Karena 'inikan rumahku'
Andai, setiap ada masalah aku mengeluh pada mama dan langsung diberi solusi
Andai, setiap pacarku datang ke rumah papa langsung mengawasi dengan tatapan 'hei jangan macam macam dengan anak gadisku'
Andai, setiap aku bertengkar dengan adik/kakak pasti mama sudah melerai atau malah hanya menonton (?)
Andai, setiap makan malam kita makan bersama dan belum akan dimulai kalok anggota keluarga belum lengkap
Andai, setiap ada acara di sekolah hingga malam, papa dengan sabar menungguku di depan sekolah
Andai, setiap minggu kita pergi ke taman bersama, car free day, selfie dengan gaya keluarga bahagia sedunia
Andai,andai,andai
Dan itu semua hanyalah andaian belaka yang akhir akhir ini sering muncul di pikiranku. Mungkin ini hanyalah mimpi indah bagiku. Memang terkadang mimpi lebih indah dibandingkan kehidupan nyata. Tapi kalo emang udah ditakdirkan seperti kita mau gimana lagi? Nyerah? NO! Jalan masih panjang, mungkin ini hanyalah cobaan untuk kita, karena Allah telah menyiapkan yang terbaik untuk kita